| |
| KAMUS ISTILAH DALAM R/C |
| |
Boring Holes in the Sky |
Terbang Fun pada r/c pesawat tanpa mempedulikan pola atau jalur terbang. |
| |
|
Buddy Box |
2 transmiter yang sama dihubungkan dengan kabel (trainer cord). ini sangat berguna untuk belajar terbang, atau sama saja pesawat memiliki dual control. Intruktur dapat langsung mengambil alih kontrol pesawat/heli dengan "trainer switch" pada transmitter. |
| |
|
CA (Abbreviation for "Cyanoacrylate") |
Instant lem dengan beberapa vikositas, (thin, medium, think dan gel). Type lem ini cocok digunakan untuk pesawat balsa dan material lain. CA memiliki kekuatan yang lebih keras dari super Glue. namun jangan di gunakan pada pesawat dengan bahan foam, karena CA akan melelehkan foam. |
| |
|
Camber |
Jika kamu menggambar sebuah garis melalui bagian tengah airfoil secara tepat membagi dua antara bagian atas dan bagian bawah, kamu mendapatkan garis airfoil, bentuk garis yang didapat tergantung bentuk sayap, dapat lurus atau melengkung. kurva ini yang disebut "camber" airfoil.
jika terdapat banyak kurva maka disebut sebagai "highly-cambered". |
| |
|
Canard |
permukaan horisontal di depan sayap, digunakan untuk mengontrol pitch, ini di temukan di beberapa jenis pesawat. Juga kata yang digunakan untuk menggambarkan pesawat yang memiliki sayap utama dan permukaan kontrol horisontal di hidung pesawat, atau di sebut "tail first" aircraft. |
| |
|
Carburetor |
Bagian pada mesin yang mengontrol kecepatan dan setingan gas, pencampuran bahan bakar dan udara melalui needle valve (see needle valve) |
| |
|
Center of Pressure |
garis imaginer pada chord airfoil dimana semua kekuatan aerodinamis diasumsikan beban terbesar
|
| |
|
CG ("Center of Gravity") |
Istilah ini termasuk kategori paling penting pada rc aeromodeling dan harus benar benar diperhatikan. CG merupakan point pada model dimana keseimbangan model terbentuk baik keseimbangan bagian depan ataupun bagian belakang. Point ini sangat kritis, dimana pada saat pesawat telah terbang. Keseimbangan CG akan sangan menentukan. Pesawat dengan berat pada bagian ekor (tail heavy) akan sangat lincah, tapi sangat tidak stabil dan memiliki faktor stall yang sangat tinggi. Jika pesawat lebih berat pada bagian depan (nose heavy) pesawat akan memiliki karakter terbang track yang bagus, namun kurang responsif pada bagian control input, yang akhirnya pesawat akan drop apabila dalam posisi terbang pelan. hal ini akan menyusahkan pada waktu landing dan harus terus mengangkat hidung pesawat. Pesawat nose heavy akan landing dengan sempurna apabila melakukan landing dengan kecepatan tinggi. |
| |
|
Chandelle |
Semuah gerakan menanjak tajam dimana pesawat berputar arah 180° |
| |
|
Channel |
Nomor frekwensi yang digunakan radio untuk mengirim signal ke receiver. jika radio melakukan transmisi pada frekwensi yang sama, dapat terjadi glitching pada receiver dengan no frekwensi tersebut. Untuk menghindari tabrakan signal, maka clubs memiliki frekwensi kontrol untuk memastikan hanya 1 radio yang menyala apabila memiliki frekwensi yang sama. Jika tidak ada tanda, jangan gunakan radio sampai anda yakin tidak ada frekwensi yang sama digunakan pada saat itu
|
| |
|
|
|
|
|