| |
| KAMUS ISTILAH DALAM R/C |
| |
Trainer System |
Metoda paling efektif dimana 2 transmitter digabungkan menjadi satu. pelatih dapat mengkontrol transmitter murid, dan mengambil alih kontrol apabila terjadi masalah.
|
| |
|
Transmitter (Tx) |
radio yang dipegang sebagai pengirim input perintah kepada unit model |
| |
|
Vertical Fin |
Aeral tidak bergerak dimana rudder ditempatkan. untuk menjaga stabilitas gerakan yaw
|
| |
|
Wheel Collar |
kecil, bulat, berfungsi untuk menjaga roda agar tetap pada sumbunya pada waktu berputar |
| |
|
Wing |
sayap, bagian utama pesawat yang berguna mengangkat pesawat mengudara |
| |
|
Wing Loading |
Jumlah aeral luasan berat pada sayap perkaki persegi untuk satuan daya angkat
umumnya di tulis ons/kaki persegi.
Jumlah yang di tunjukan akan menentukan karakteristik pesawat. Pesawat dengan angka Beban sayap yang tinggi akan membutuhkan kecepatan yang lebih tinggi untuk tetap mengudara
ini umummya digunakan pada pesawat performance atau sport, sebaliknya. pesawat dengan nomor yang rendah, tidak membutuhkan aliran udara yang tinggi agar tetap mengapung
ini digunakan pada type pesawat glider dan trainer.
|
| |
|
Wing Root |
bagian tengah pada sayap, dimana panel sayap kanan dan kiri digabungkan |
| |
|
Y harnes |
2 servo dapat di sambungkan menjadi 1 channel dengan Y harness. ke dua servo akan bekerja bersama sama dan tidak mengurangi kekuatannya. |
| |
|
Yaw Axis |
Sumbu pesawat yang di kontrol oleh rudder. Yaw dapat dilihat dengan mengantungkan pesawat pada kawat yang di kaitkan pada CG pesawat. Gerakan ke kanan kiri dari hidung pesawat yang di sebut Gaya pergerakan Yaw |
| |
|
Z-Bend |
Tekukan kawat yang berbentuk Z pada ujung pushrod yang digunakan untuk disambungkan ke tungkai servo
|
| |
|
|
|
|
|